Tempat Wisata Air Terjun Gangga di Lombok Utara

Keeksotisan Air Terjun Kerta Gangga

Posted on
Air Terjun Kerta Gangga berada di Dusun Kerta Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara (KLU). Di tempat ini terdapat tiga air terjun. Ketiga air terjun tersebut bisa kita nikmati dalam satu kali kunjungan. Akses jalannya cukup bagus, dari Tanjung yang merupakan pusat pemerintahan KLU menuju timur ke Desa Gondang. Di sebelah kanan jalan terdapat penunjuk arah ke air terjun tepat di pertigaan jalan.

Dari tempat ini, kira tujuh kilo meter lagi Anda tiba di tempat yang kita tuju. Jalannya berhotmix namun tidak terlalu lebar. Di beberapa titik terdapat jalanan berpasir. Bahayanya pasir tersebut terdapat pada kelokan-kelokan. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati. Sepanjang jalan ini banyak tanjakan dan penurunan berkelok yang tidak terlalu tajam. Namun demikian, Anda tetap harus berhati-hati mengingat ruas jalan yang tidak lebar. Selain itu, di sebelah kanan jalan terdapat panorama barisan bukit hijau berlatar pemandangan laut biru indah yang siap menggangu konsentrasi berkendara. Pastikan Anda tidak tergoda menikmatinya sambil berkendara. Anda harus mengutamakan keselamatan.

Setelah beberapa kilometer melintasi jalan berhotmix, saatnya belok kanan memasuki Dusun Kerta.Untuk memasuki jalan ini sekali lagi harus berhati-hati karena posisinya pas di tanjakan berkelok. Pengendara yang datang dari arah berlawan tidak dapat melihat Anda yang akan memotong jalan. Biasanya pengguna jalan ini memacu kendaraan dengan kecepatan cukup tinggi.

Dari pintu masuk Dusun ini, dua kilo meter lagi Anda akan tiba di Air Terjun Kerta Gangga. Jalan menuju Dusun tersebut merupakan rabatan yang menurun kemudian menanjak. Tepat di tanjakan tersebut terdapat pertigaan dan silahkan ambil kiri untuk arah Air Terjun Kerta Gangga. Setelah melewati jalan di pemukiman penduduk, Anda masih akan melintasi jalan sepanjang beberapa ratus meter sebelum tiba di tempat parkir.

Parkir mobil di sebelah kiri sedangkan sepeda motor di sebelah kanan dengan biaya hanya dua ribu rupiah rupiah per sepeda motor dan biaya masuk hanya empat ribu rupiah per orang (tarif tahun 2013). Di tempat parkir terdapat penjual buah-buahan seperti rambutan dan durian. Dari tempat parkir menuju air terjun, Anda akan melintasi persawahan dengan pemandangan alam yang menakjubkan, persawahan hijau dengan sebuah berugak tinggi milik petani. Pemandangan ini semakin menakjubkan karena berlatar air terjun pertama dan dua. Pemandangan ini sangat menggoda untuk dijadikan objek photografi. Selanjutnya, Anda akan menanjaki anak tangga yang cukup panjang untuk sampai di air terjun pertama, tentunya ini akan cukup menguras tenaga dan membuat tenggorokan haus. Oleh karena itu, Anda disarankan membawa air mineral sendiri sebab di tempat ini tidak ada pedagang asongan. Di samping anak-anak tangga pertama, tersedia dua berugaq berlantai keramik dan beratap merah sebagai tempat beristirahat atau bersantai pengunjung. Kedua berugaq itu kira-kira berukuran 2×2 Meter.

Letih yang disebabkan penitian anak tangga yang cukup banyak akan terbayar oleh keindahan air terjun pertama. Selain kesejukan dan keindahan air terjun pengunjung juga akan dimanjakan oleh pemandangan yang memesona dari arah timur: ada persawahan bagai lukisan dikelilingi bukit dari sisi kiri dan kanan, kemudian ada hamparan biru laut Jawa.
Jika cuaca tidak berkabut, dari sini kita juga bisa melihat tiga gili. Air terjun pertama ini cukup tinggi dan memiliki kemiringan sekitar 45 derajat sehingga memungkinkan Anda mendaki sampai puncak air terjun tanpa alat bantu pendakian. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mendokumentasikan keindahan air terjun dari berbagai angle yang diinginkan baik dari sisi bawah, samping bahkan sisi atas air terjun. Kolam air terjun pertama sangat dangkal sehingga aman untuk anak-anak bahkan balita sekalipun.
Untuk bisa menikmati keindahan air terjun kedua, tidak mememerlukan tenaga yang banyak. Lokasinya hanya beberapa meter di belakang air terjun pertama. Cukup dengan menyeberangi kolam air terjun pertama dan sedikit berjalan di bawah tebing bebatuan. Anda sudah sampai di lorong berjembatan berbahan besi dengan pegangan besi di sisi kanan dan palang pengaman dari bambu di sisi kiri. Air terjun kedua seolah berada di dalam gua karena dikelilingi tebing bebatuan yang curam. Hanya ada celah tebing selebar kurang lebih dua meter sebagai pintu masuk. Kolamnya cukup dalam dan cukup menantang. Kerena lokasinya yang tersembunyi inilah air terjun denga ini disebut juga Hidden Pool. Agar bisa menikmati pijatan air terjun kedua, Anda harus berenang menyeberangi kolam kurang lebih sejauh 10 meter.

Air terjun yang satu ini sering kali tak tekunjungi oleh wisatawan karena lokasinya yang cukup jauh dari air terjun I & II. Untuk mencapainya kita harus turun dahulu dari air terjun Pera\tama & Dua. Kemudian berjalan memutar melintasi persawahan dan berjalan menurun. Sebenarnya air terjun Tiga merupakan terusan aliran dari air terjun Dua.

Terletak di Dusun Kertaraharja, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Berjarak sekitar 42 km arah utara dari kota Mataram dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam saja, atau kurang lebih 7 km dari pusat pemerintahan Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Rute perjalanan sebagai berikut Mataram- Pemenang-Tanjung-Gondang-Lendang Bagian-Penjor-Kertaraharja.

Untuk mencapai lokasi objek wisata tersebut, dapat mempergunakan kendaraan roda dua atau roda empat dengan kondisi jalan relatif baik, hanya pada 2 km terakhir menjelang tiba di lokasi jalannya kurang bagus.

Selanjutnya dari areal parkir perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki melewati jalan yang menanjak sejauh kira-kira 500 m (sekitar 10 menit waktu tempuhnya) hingga tiba di lokasi air terjun berada.

Anda juga bisa membaca tentang pariwisata di Bandung,YogyakartaSemarangJakartaSurabaya, Papua,  pada artikel kami lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *