Berkunjung Ke Tanjung Aan

Posted on

Tanjung Aan adalah pantai kedua teramai di daerah Lombok Tengah bagian selatan setelah Kuta, pantai ini biasanya termasuk dalam itinerary paket tour Lombok yang di tawarkan oleh para travel agent yang seolah-olah menjadi destinasi yang wajib Anda kunjungi, jika tour itu akan melintasi kawasan pantai bagian selatan.

Ada beberapa hal yang menarik dan terkesan unik bila para wisatawan berkunjung ke tempat ini, walaupun sebenarnya Anda akan melewati jalan yang kurang memadai, penuh lobang dan semak-semak di pinggir jalan.

 

Tapi ini tidak menjadi rintangan bagi mereka yang penasaran akan keindahan alamnya dan biasanya pantai ini di kunjungi setelah para wisatawan menikmati kawasan pantai yang lain seperti Pantai Selong Belanak atau Pantai Mawun yang masih dalam satu rute.

Ke dua tempat ini merupakan objek wisata di Lombok dekat bandara yang bisa Anda kunjungi saat check out hotel sembari menunggu jam penerbangan pulang.

 

Berada sekitar 1,5 kilo meter di bagian selatan setelah Pantai Seger, pantai ini memiliki panjang sekitar 1 kilo meter lebih dengan lebar bibir pantai 5-6 meter, spot yang paling utama dituju adalah gundukan batu hitam yang terbentuk seperti bukit kecil yang permukaannya rata, batu ini berada di tengah-tengah bagain dari pantai.

 

Bagian bawah batu ini memeliki ragam bentuk yang unik dan plat menjulur ke lautan, pengunjung yang datang biasanya memilih untuk menaiki gundukan batu tersebut, selain permukaanya yang rata, batu yang tertutupi oleh tanah hanya beberapa senti ini juga di tumbuhi oleh rumput hijau yang tebal.

 

Hingga tempat ini merupakan spot yang asyik untuk menikmati keseluruhan panorama dari ketinggian dan  mengambil gambar dengan background bagaian selatan atau bagian utara dari Pantai Tanjung Aan dan sore hari gundukan batu ini padat oleh para pengunjung yang datang untuk menikmati sunset dan juga para photographer yang mengabadikan “golden time” (sebutan dalam istilah photography ketika mengabadikan sunrise atau sunset).

 

Alasan utama batu ini di jadikan spot selain keberadaanya ditengah-tengah pantai tapi juga sebagai pemisah antara pantai bagian utara yang berpasir putih dan lembut seperti tepung dengan pantai bagian selatan yang pasirnya bundar kecil seperti merica dan terlihat berwarna cream. Keunikan dua bentuk pasir yang berbeda di Tanjung Aan menjadi daya tarik tersendiri bagi pantai ini.

Untuk benar-benar menikmati ke 2 pasir tersebut, Anda bisa mencoba membuka alas kaki Anda. Ketika Anda berjalan di bagian pantainya yang tektur pasirnya lembut Anda pasti terkagum-kagum, tapi ketika berjalan di bagain selatan Anda akan merasa setiap pijakan kaki Anda akan tenggelam dalam pasir.

 

Selain pasir, cara menikmati kawasan pantai ini adalah bersanati atau berenang, ombak di pantai ini sangat landai dan dangkal, tapi bagi Anda yang ingin mengexplore lebih jauh, ada spot yang lain dan cukup unik yang berada di balik bukit berbentuk seokor penyu yang dikenal dengan Pantai Batu Payung, jadi Anda bisa mengunjunginya dengan naik perahu atau alternative yang lain mengikuti jalur jalan hitam sekitar 20 menit, sampai Anda menemukan tulisan Batu Payung Lombok.

 

Pantai Batu Payung sebenarnya masih terhitung dalam kawasan Pantai Tanjung Aan, nama pantai ini di ambil dari salah satu batu paras yang ada di pinggir pantai yang memiliki bentuk kecil di bagian bawahnya dan berdiameter lebih besar di bagian atas, walapun sebenarnya tidak mirip seperti payung pada umumnya dan sepanjang pantai ini Anda tidak akan menemukan pasir.

 

Pantai ini di kelilingi bukit dan berbentuk teluk, bukit-bukitnya di tumbuhi rumput hijau tebal dan bentuk batu yang tersusun di sepanjang pantai begitu beragam dan unik sehingga pemandanganan pantai ini terlihat sangat khas dan banyak spot untuk bisa mengambil gambar bagus, terutama jika Anda menyukai bentuk photo yang di kenal dengan long expose seperti yang Anda lihat dalam gambar di bawah ini.

 

Akses menuju pantai ini bisa Anda tempuh melalui jalur laut, Anda bisa naik perahu kecil dari Tanjung Aan, tapi saya tidak pernah menempuh jalur ini karena saya lebih memilih menggunakan jalur darat yang langsung menuju pantai Batu Payung, selain karena lebih cepat sampai jalur ini juga lebih murah dan juga Anda bisa lebih menikmati sekitaran pantai dengan jalan kaki.

 

Bila Anda menempuh jalur darat, Anda harus membayar tiket masuk 10,000 rupiah untuk 1 mobil dan itu sudah termasuk parkir, dari areal parkir Anda akan berjalan kaki sepanjang 150 meter untuk dapat sampai di Batu Payung Lombok yang terkenal itu dengan menyusuri pinggiran bukit yang di penuhi karang-karang mati dan ragam bentuk batu paras.

 

Kawasan ini termasuk kawasan sepi Anda tidak akan menemui pedagang atau yang lainya, saya hanya melihat 1 orang bapak separuh baya yang duduk di bawah batu yang terkenal itu dan menawarkan kelapa muda, hal lain yang menjadikan pantai ini terkenal adalah karena sering dijadikan tempat shooting iklan produk besar bersekala international dan juga sering di tampilkan sebagai ikon wisata pantai Lombok.

 

Perhatikan dan siapkan kendaraan Anda semaksimal mungkin sebelum Anda berangkat ke kawasan ini, di daerah ini Anda tidak akan menemukan SPBU atau bengkel.

 

Tidak ada fasilitas seperti ATM atau restaurant, jadi ada baiknya Anda membawa uang cash yang cukup dan mempersiapkan makan siang sebelum berangkat, jika Anda merasa itu ribet Anda bisa makan siang warung-warung kecil atau restaurant sekitaran kuta.

 

Perhatikan betul ketika Anda melintas di jalan yang berlubang dan pinggirnya penuh semak, bila Anda menyetir kendaraan pribadi Anda karena semak-semak yang ada dapat membuat kendaraan Anda tergores.

 

Seperti wisata pantai pada umumnya, jangan pernah lupa untuk mengenakan penutup kepala, sun block dan kaca mata hitam karena cuaca di sini terasa begitu panas dan menyengat kulit.

 

Ketika Anda berada di Tanjung Aan dan di tawarkan barang oleh pedagang asongan atau jasa menggunkan perahu, jika Anda tidak benar-benar serius ingin membeli atau menggunakan jasa mereka jangan pernah mengatakatan “iya nanti” lebih baik Anda mengunakan kalimat “tidak” karena karakter mereka tidak bisa di janjikan.

 

Bila Anda menempuh jalur darat ke Batu Payung Lombok, perhatikan baik-baik jalan Anda ketika melintasi jalan setapak yang di penuhi karang dan bebatuan karena jalannya sedikit licin dan yang terpenting jangan sampai Anda tidak menenteng air atu minuman lain.

 

 

Anda juga bisa membaca tentang pariwisata di Bandung,YogyakartaSemarangJakartaSurabaya, Papua,  pada artikel kami lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *